Livestream Shop Sponsor

Griffon belge

Griffon belge

Anjing Griffon Belge adalah salah satu dari tiga kelompok anjing yang dikelompokkan bersama di bawah nama 'Belgian Griffons'; dua lainnya adalah Petit Brabancon dan Griffon Bruxellois. Untuk beberapa klub kennel dan peternak, ketiga jenis anjing ini dianggap jenis yang sama, dengan hanya variasi kecil di bulu dan pewarnaan yang membedakan mereka.

Nama anjing ini berasal dari daerah darimana ia berasal, yaitu Belgium dan trah ini berasal dari jenis anjing terrier berbulu kasar yang dapat ditemukan di kandang-kandang warga Belgia, dengan tambahan campuran dari silky terrier dan pug yang berhidung pesek. Sejarah spaniel hari ini dapat terlihat pada Griffon Belge dan Griffon Bruxellois yang berwarna red dan tan yang indah. Queen Marie Henriette of Belgium menyukai anjing kecil yang kokoh ini dan membantu meningkatkan popularitas mereka. Perang Dunia ke-II memakan korban jiwa dan populasi trah Griffon Belge sehingga nyaris nol. Trah ini telah menyebar ke UK, sehingga mereka dapat diselamatkan, meskipun beberapa ciri-ciri yang tidak diinginkan (seperti jari kaki berselaput) harus dihilangkan dari spesies ini. Jumlah mereka tidaklah banyak meskipun pada saat ini banyak yang menyukai trah kecil, mereka termasuk trah yang langka.

Griffon Belge merupakan trah kecil yang menarik sehingga mereka masuk kedalam kategori toy – dengan wajah yang garang dan berkarakter. Mereka sering disebut memiliki gigi under bite, yang mana gigi bagian bawah mereka sedikit terlihat (ini juga merupakan ciri yang tidak diinginkan) dan mereka juga memiliki janggut dan kumis yang cukup panjang. Awalnya trah ini di haruskan untuk memiliki telinga yang di kupir dan ekor yang di potong, tindakan ini sangat disukai, namun ilegal di beberapa negara. Ekor mereka sedikit pendek dan berbentuk sedikit melingkar atau memang melingkar. Bulu mereka sedikit pendek dan kasar (Petit Brabancon memiliki tipe bulu yang paling pendek dan halus dibandingkan ketiga spesies lainnya). Mereka memiliki beberapa variasi warna antara lain black & tan, hingga warna ‘traditional’ reddish-brown dan black dengan corak ‘masker’ di area mata dan kepala (disebut sebagai ‘belge’) and ‘red’ yang mana mirip dengan belge tetapi dengan warna red lebih banyak di area tubuhnya dan sedikti sentuhan warna hitam di ujungnya.

Trah ini sangat memiliki sifat yang luar biasa dan menunjukkan kepintarannya jika di stimulasi. Wajah kecil berbulu mereka (yang mana terlihat seperti monyet) memiliki ekspresi seperti manusia, yang mana menambah pesona mereka. Mereka merupakan tipe hewan peliharaan keluarga yang baik tetapi tidak selamanya sabar dan akan melindungi diri mereka jika mereka digoda atau di kasari, sehingga anak-anak dirumah harus diajari cara bermain yang tepat dengan anjing ini. Griffon Belges merupakan trah yang aktif dan mereka dapat berolahraga sendiri di dalam rumah, namun seperti trah-trah lainnya, ajaklah ia berjalan-jalan yang jauh dan menyenangkan. Mereka tidak boleh melihat diri mereka sebagai pimpinan kawanan, mereka sering merasa sombong ketika terlalu dimanja; sikap manja atau terlalu memanjakan sangat tidak disarankan.

Memperlakukan mereka layaknya “manusia” akan mengakibatkan mereka melanggar peraturan-peraturan karena mereka merupakan anjing kecil yang lucu dan hal ini akan menimbulkan masalah perilaku, ketegangan saraf dan gigitan. Jika mereka diberikan latihan yang tepat dan disosialisasikan secara tepat, hal-hal tersebut dapat dihindari. Trah ini cenderung memiliki masalah patella luxation dan masalah pernafasan; yang mana mungkin berasal dari turunan Pug yang berada dalam darah mereka. Mata mereka yang besar dan menonjol juga mudah terluka; dan merupakan ciri khas yang berasal dari trah Pug. Masalah kulit dan alergi juga menjadi masalah bagi pemiliki Griffon Belge, pemilik haruslah memantau kondisi mereka terlebih jika mereka sering menjilati area tapak kakinya.